Rabu, 18 Juni 2014

etika dan filsafat kepemimpinan





Tugas Ke 4 Etika dan Filsafat Kepemimpinan

Tugas Ke 4

Etika dan Filsafat Kepemimpinan

Stereotipe Visioner Leadership, menjadikan motivasi  saudara sebagai agent of change and development secara akuntabel dengan harapan transformational leadership dalam Proses Belajar dan Mengajar baik ilmu maupun seni menjadikan saudara “SMART Leadership”.

Tugas/pertanyaan:
1.  Jelaskan makna konsep tersebut di atas !
2.  Faktor-2 apa saja yang mendukung ?
3.  Faktor apa saja yang menghambat ?
4.  Serta bagaimana pemecahannya ?



 jawaban !

1.      Ketika dalam menjalankan sebuah kepemimipinan seorang pemimin  harus mumpunyai visi dan misi karena dengan adanya visi tersebut sangat berpengaruh terhadap tujuan dan arah  suatu organisasi yang dipimpin. Untuk merencanakan sebuah visi tersebut harus dibutuhkan pemimpin yang memiliki motivasi yang kuat, baik dari dalam pribadi sendiri maupun diluar pribadi pemimpin tersebut. Dalam menjalankan sebuah visi seorang pemimpin harus mampu bekerja sama dengan partnernya atau bawahannya sehingga dengan adanya kerja sama pemimpin belajar untuk menerima kelebihan ataupun kekurangan yang dimiliki untuk lebih ditingkatkan dan dioptimalkannya sehingga alhasil, tujuan yang direncanakan sesuai dan dapat dicapai sebagaimana mestinya. 

2.      Faktor-faktor yang mendukung
v  Pengetahuan
Sebagai Seorang pemimpin harus mengetahui tentang konsep kebutuhan dasar manusia, teori motivasi, teori bekerja dalam kelompok dan ilmu perilaku. Dengan pengetahuan tersebut maka ia akan lebih bisa memahami karakter anak buah/bawahannya dan hal ini bisa membantu leader dalam menentukan tindakan apa yang harus dilakukan pada bawahan agar dapat mempengaruhi motivasi dan perilakunya agar dapa bekerja sama dalam mencapai tujuan.
v  Ketrampilan
Seorang pemimpin harus trampil dalam mengembil sebuah keputusan sehingga tujuan dan arah dapat tecapai sebagaimana mestinya.
v  Sikap
Pemimpin harus bersikap jujur, bertanggung jawab, dengan mampu bertindak dan mampu membedakan mana yang baik dan buruk.
v  Komunikasi
Komunikasi merupakan hal yang terpenting karena jantungnya dari kepemimpinan, dengan adanya komunikasi yang baik maka akan terjadi interaksi yang baaik antara pemimipin dengan bawahannya. Komunikasi juga merupakan suatu strategi untuk mempengaruhi orang lain.



3.      Faktor-faktor yang menghambat
v  Tidak adanya saling menghargai antara pemimpin dengan bawahannya.
v  Tidak bisa memelihara kebersamaan antara atasan dan bawahan
v  Hilangnya rasa kepercayaan antara yang satu dengan lainnya.

4.      Pemecahannya/solusinya :
Pemimpin yang baik harus mengenal dirinya dengan baik, diawali dengan mengevaluasi kekurangan dan kelebihan yang dimiliki sehingga kekurangan tersebut dapat ditingkatkan.  Dengan kesadaran diri yang baik kita akan menyadari bahwa tak ada manusia yang sempurna, setiap orang berhak untuk mengalami dan mengekspresikan rasa senang, sedih, kecewa, bahagia, cemas dn sebagainya. Seorang pemimpin yang baik harus bisa mengenali tanda-tanda ini pada bawahannya dan selalu berusaha belajar cara mengahadapi kondisi yang ada dengan cara yang baik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar